Presiden SBY siap nge-tweet untuk berkomunikasi dengan followersnya. Ada
dampak positif dan negatif dari upaya Presiden SBY untuk lebih dekat
dengan rakyat Indonesia ini.
"Membuka twitter menjadi urgent buat
SBY. Sebab, selama ini kegelisahan utama SBY yang kerap diungkapkan
tentang Partai Demokrat ialah belum padunya komunikasi publik para elite
partai. Dengan membuka akun twitter, praktis arus utama komunikasi
politik akan lebih tertata sebab alaminya info dari akun SBY akan
menjadi mainstream," ujar pengamat politik dari Universitas Paramadina,
Rico Marbun, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/4/2013).
Menurut
Rico, meski kental dengan nuansa politis, ada beberapa nilai positif
yang dapat muncul. Pertama, ada keterbukaan yang sifatnya total.
"Berbeda
dengan SMS, email atau surat, publik bisa menyampaikan langsung
uneg-uneg dan konfirmasi kepada SBY. Ini berarti kita tidak perlu
bertanya-tanya apakah kritik dan pertanyaan kita sampai atau tidak ke
SBY," paparnya.
Nilai positif yang kedua, dari sisi politik, SBY
juga bisa mengurangi distorsi informasi tentang Demokrat. "Karena info
tentang partai dari elite dan publik menjadi tidak berjarak," tutur pria
yang juga pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini.
Nilai positif yang ketiga, dari sisi kenegaraan, SBY seharusnya bisa
memanfaatkan media ini sebagai bahan awal untuk mengetahui keinginan
publik. "Bisa untuk menerka mood publik atas kebijakannya," katanya.
Selain
nilai positif, tentu ada nilai negatifnya. Nilai negatif yang harus
diwaspadai adalah bila tidak dikelola dengan baik, maka twitter ini akan
menjadi bumerang.
"Bila tidak dikelola dan didukung oleh tim
yang baik, strategi ini bisa menjadi semacam 'backfire'. Bila content
yang ditampilkan terlalu personal, kurang bermutu, atau bahkan kurang
cepat dan telat merespons, publik bisa menilai langkah ini menjadi
manuver pencitraan yang kental nuansa basa basim," kata Rico.
Nilai
negatif lainnya, lanjut Rico, SBY harus menghadapi cyber bullying.
Diharapkan SBY tidak mudah terpancing emosi atau keinginan untuk
berkeluh kesah.
"Ingat bahwa ini bukan hanya akun twitter orang
biasa, ini adalah akun twitter pemimpin republik. Artinya semua pesan
bukan hanya dipantau orang Indonesia namun juga dunia internasional,"
tutupnya.
sumber: http://news.detik.com/read/2013/04/12/100134/2218384/10/sby-siap-nge-tweet-ini-dampak-positif-negatifnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar