Interaksi Manusia dan Komputer
Nama Anggota :
- Pristi Kurnia Dewi (15110398)
- Laisa Nurin Mentari (13110955)
- Abi Rafdi (10110048)
Kelas : 3KA04
Website Media Indonesia (www.mediaindonesia.com)
adalah
salah satu website berita di Indonesia
yang merupakan media atau wadah elektronik yang memberikan kemudahan untuk mendapatkan
informasi mengenai berita dalam negeri ataupun berita luar negeri bagi para
pembaca, terutama masyarakat Indonesia
itu sendiri.
6 Prinsip Desain Grafis
Desain
Grafis merupakan suatu paket dari apa yang dapat dilihat dan dirasakan pada
tampilan suatu website. Desain grafis memiliki enam buah prinsip dasar.
Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut :
1. Metaphor (Metafora)
Metaphor
atau metafora adalah aplikasi dari nama atau deskripsi istilah objek lain yang
tidak dapat diartikan secara harafiah. Menghubungkan presentasi dan
elemen-elemen visual dengan item-item yang berkaitan. Metafora akan membuat
para pengunjung seolah-olah berada di tempat yang sebenarnya, atau bisa
dikatakan juga bahwa metafora dibuat mirip seperti tempat yang dikunjungi.
Hasil analisa :
Pada website Media
Indonesia ditemukan unsur metaphor. Banner berita dan iklan
yang dibuat dengan menggunakan flash objek dan beberapa slide gambar yang
interaktif. Tetapi unsur metaphor tersebut hanya sebagai media untuk masuk ke
halaman lain dan hanya untuk mendeskripsikan beberapa informasi berita.
2. Clarity (Kejelasan)
Harus
ada alasan yang kuat/masuk akal dan jelas mengapa menggunakan setiap elemen
yang berada dalam suatu interface yang kita buat, contohnya dalam peletakan
suatu button, pembuat harus memiliki alasan mengapa diletakkan di tempat
tersebut. Penggunaan elemen yang lebih sedikit akan lebih baik. Penggunaan background
berwarna putih dianjurkan untuk memimpin mata dan membuat mata tidak lelah
dengan aktifitas elemen yang ada pada suatu website
Hasil analisa :
Pada
website Media Indonesia memiliki background abu-abu tua dan huruf berwarna
putih atau cerah yang sangat membantu untuk membaca setiap informasi yang ada
bagi pengunjung. Untuk penempatan gambar sudah cukup terorganisir. Hal ini
terlihat jelas dengan penempatan elemen-elemen dari berita dan informasi yang
akan ditampilkan di website tersebut.
3.Consistency
(Ketetapan)
Konsistensi
dalam tampilan, pewarnaan, gambar, ikon, typography (model form yang digunakan
pada suatu website), teks, dll. Harus ada konsistensi baik dalam layar maupun
antar layar. Dan harus selalu ada metafora dimanapun juga. Setiap platform
mungkin memiliki panduannya.
Hasil analisa :
Konsistensi
dari website Media Indonesia cukup menarik dan simpel, dalam hal tampilan,
pewarnaan, ikon, serta type huruf yang digunakan. Dalam hal tampilan dan
pewarnaan, website ini menyesuaikan dengan warna dasar dari ikon Media
Indonesia pada umumnya. Hal-hal ini ditunjukkan dengan pemilihan warna-warna
gelap pada background yang melambangkan ketegasan isi dari website tersebut,
sedangkan tampilan yang mencerminkan para eksekutif muda yang kuat dan dinamis.
Ikon atau lambang yang digunakan pada website Media Indonesia kebanyakan
merupakan ciri khas atau lambang atau simbol dari Perusahaan Media Indonesia
itu sendiri.
4. Alignment (Perataan)
Untuk
perataan dapat digunakan rata kiri, kanan atau tengah. Pada umumnya suatu teks
pada website dimulai dari kiri atas (left alignment), dimana left alignment
akan mengijinkan mata untuk menguraikan tampilan dengan lebih mudah. Selain itu
dengan menggunakan bantuan garis akan membantu dalam hal perataan. Sembunyikan garis
horizontal dan vertical untuk membantu mengalokasikan komponen window/jendela.
Garis juga membantu menghubungkan hal-hal yang berhubungan dan memudahkan
perataannya.
Hasil Analisa :
Pada
website Media Indonesia jika diteliti lebih lanjut sepertinya website ini menggunakan
perataan yang dimulai dari bagian atas yang dijadikan sebagai banner. Lalu
dilanjutkan dengan pembuatan berbagai artikel-artikel utama pada kiri atas
dibawah banner. Website ini juga menggunakan bantuan garis (grid) untuk
menghubungkan hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan sehingga memudahkan
perataan dan memudahkan pengunjung untuk mengambil kesimpulan dengan cepat
karena pembuat website ini sudah menghubungkan hal-hal yang saling berkaitan.
5. Proximity (Kedekatan)
Item-item
yang berkaitan ditampilkan bersama pasti memiliki hubungan karena jarak yang
jauh mengimplikasikan bahwa tidak ada hubungan antara item-item tersebut.
Hasil Analisa :
Pada website Media
Indonesia unsur kedekatan sangat diperhatikan oleh para pembuat website. Karena item-item yang ditampilkan saling berhubungan. Hal-hal yang saling
berhubungan dibuat berdekatan sedangkan yang tidak berhubungan dibuatkan jarak
yang jauh oleh pembuat website.
6.
Contrast (Keserasian Tampilan)
Keserasian
tampilan akan membuat pengunjung website tertarik pada website tersebut.
Kontras juga dapat membuat mata para pengunjung untuk melihat keseluruhan
interface. Keuntungan dari keserasian adalah untuk memperkuat fokus atau untuk
memperkuat suatu interface. Kontras digunakan untuk membedakan aktifitas
kendali. Juga dapat digunakan untuk men-set item yang paling utama. Item yang
paling utama diberi highlight. Dengan mempergunakan geometri dapat membantu
pengurutan. Kontras juga mendukung skimming secara cepat.
Hasil Analisa :
Tampilan
kontras pada web Media Indonesia tidak membuat para pembaca dan pengunjung
merasa jenuh, karena keserasian warna maupun tulisannya cukup menarik dan
dinamis. Pemilihan warna yang lebih gelap membuat mata tidak merasa lelah untuk
terus membacanya. Keserasian tampilan pada website Media Indonesia yang simpel
membuat para pengunjung tertarik, tetapi karena kesannya terlalu formal dan
minim hiburan membuat pengunjung yang membacanya rata-rata adalah orang
kantoran dan anak muda tidak terlalu tertarik mengunjungi terlalu lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar