Minggu, 28 Oktober 2012

Analisis Website Media Indonesia


Interaksi Manusia dan Komputer

Nama Anggota :
  1. Pristi Kurnia Dewi            (15110398)
  2. Laisa Nurin Mentari         (13110955)
  3. Abi Rafdi                           (10110048)
Kelas : 3KA04


Website Media Indonesia (www.mediaindonesia.com) adalah salah satu website berita di Indonesia yang merupakan media atau wadah elektronik yang memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi mengenai berita dalam negeri ataupun berita luar negeri bagi para pembaca, terutama masyarakat Indonesia itu sendiri.


6 Prinsip Desain Grafis
Desain Grafis merupakan suatu paket dari apa yang dapat dilihat dan dirasakan pada tampilan suatu website. Desain grafis memiliki enam buah prinsip dasar. Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut :

1. Metaphor (Metafora)
Metaphor atau metafora adalah aplikasi dari nama atau deskripsi istilah objek lain yang tidak dapat diartikan secara harafiah. Menghubungkan presentasi dan elemen-elemen visual dengan item-item yang berkaitan. Metafora akan membuat para pengunjung seolah-olah berada di tempat yang sebenarnya, atau bisa dikatakan juga bahwa metafora dibuat mirip seperti tempat yang dikunjungi.

Hasil analisa :
Pada website Media Indonesia ditemukan unsur metaphor. Banner berita dan iklan yang dibuat dengan menggunakan flash objek dan beberapa slide gambar yang interaktif. Tetapi unsur metaphor tersebut hanya sebagai media untuk masuk ke halaman lain dan hanya untuk mendeskripsikan beberapa informasi berita.
 

2. Clarity (Kejelasan)
Harus ada alasan yang kuat/masuk akal dan jelas mengapa menggunakan setiap elemen yang berada dalam suatu interface yang kita buat, contohnya dalam peletakan suatu button, pembuat harus memiliki alasan mengapa diletakkan di tempat tersebut. Penggunaan elemen yang lebih sedikit akan lebih baik. Penggunaan background berwarna putih dianjurkan untuk memimpin mata dan membuat mata tidak lelah dengan aktifitas elemen yang ada pada suatu website

Hasil analisa :
Pada website Media Indonesia memiliki background abu-abu tua dan huruf berwarna putih atau cerah yang sangat membantu untuk membaca setiap informasi yang ada bagi pengunjung. Untuk penempatan gambar sudah cukup terorganisir. Hal ini terlihat jelas dengan penempatan elemen-elemen dari berita dan informasi yang akan ditampilkan di website tersebut.


3.Consistency (Ketetapan)
Konsistensi dalam tampilan, pewarnaan, gambar, ikon, typography (model form yang digunakan pada suatu website), teks, dll. Harus ada konsistensi baik dalam layar maupun antar layar. Dan harus selalu ada metafora dimanapun juga. Setiap platform mungkin memiliki panduannya.

Hasil analisa :
Konsistensi dari website Media Indonesia cukup menarik dan simpel, dalam hal tampilan, pewarnaan, ikon, serta type huruf yang digunakan. Dalam hal tampilan dan pewarnaan, website ini menyesuaikan dengan warna dasar dari ikon Media Indonesia pada umumnya. Hal-hal ini ditunjukkan dengan pemilihan warna-warna gelap pada background yang melambangkan ketegasan isi dari website tersebut, sedangkan tampilan yang mencerminkan para eksekutif muda yang kuat dan dinamis. Ikon atau lambang yang digunakan pada website Media Indonesia kebanyakan merupakan ciri khas atau lambang atau simbol dari Perusahaan Media Indonesia itu sendiri.


4. Alignment (Perataan)
Untuk perataan dapat digunakan rata kiri, kanan atau tengah. Pada umumnya suatu teks pada website dimulai dari kiri atas (left alignment), dimana left alignment akan mengijinkan mata untuk menguraikan tampilan dengan lebih mudah. Selain itu dengan menggunakan bantuan garis akan membantu dalam hal perataan. Sembunyikan garis horizontal dan vertical untuk membantu mengalokasikan komponen window/jendela. Garis juga membantu menghubungkan hal-hal yang berhubungan dan memudahkan perataannya.

Hasil Analisa :
Pada website Media Indonesia jika diteliti lebih lanjut sepertinya website ini menggunakan perataan yang dimulai dari bagian atas yang dijadikan sebagai banner. Lalu dilanjutkan dengan pembuatan berbagai artikel-artikel utama pada kiri atas dibawah banner. Website ini juga menggunakan bantuan garis (grid) untuk menghubungkan hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan sehingga memudahkan perataan dan memudahkan pengunjung untuk mengambil kesimpulan dengan cepat karena pembuat website ini sudah menghubungkan hal-hal yang saling berkaitan.


5. Proximity (Kedekatan)
Item-item yang berkaitan ditampilkan bersama pasti memiliki hubungan karena jarak yang jauh mengimplikasikan bahwa tidak ada hubungan antara item-item tersebut.


Hasil Analisa :
Pada website Media Indonesia unsur kedekatan sangat diperhatikan oleh para pembuat website. Karena item-item yang ditampilkan saling berhubungan. Hal-hal yang saling berhubungan dibuat berdekatan sedangkan yang tidak berhubungan dibuatkan jarak yang jauh oleh pembuat website.


6. Contrast (Keserasian Tampilan)
Keserasian tampilan akan membuat pengunjung website tertarik pada website tersebut. Kontras juga dapat membuat mata para pengunjung untuk melihat keseluruhan interface. Keuntungan dari keserasian adalah untuk memperkuat fokus atau untuk memperkuat suatu interface. Kontras digunakan untuk membedakan aktifitas kendali. Juga dapat digunakan untuk men-set item yang paling utama. Item yang paling utama diberi highlight. Dengan mempergunakan geometri dapat membantu pengurutan. Kontras juga mendukung skimming secara cepat.

Hasil Analisa :
Tampilan kontras pada web Media Indonesia tidak membuat para pembaca dan pengunjung merasa jenuh, karena keserasian warna maupun tulisannya cukup menarik dan dinamis. Pemilihan warna yang lebih gelap membuat mata tidak merasa lelah untuk terus membacanya. Keserasian tampilan pada website Media Indonesia yang simpel membuat para pengunjung tertarik, tetapi karena kesannya terlalu formal dan minim hiburan membuat pengunjung yang membacanya rata-rata adalah orang kantoran dan anak muda tidak terlalu tertarik mengunjungi terlalu lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar